Jumat, 27 November 2020, WIB
Breaking News

, 21 Jan 2009, 00:00:00 WIB, 22 View , Kategori : Tataruang

Jakarta, Kompas - Kontraktor penggalian proyek Banjir Kanal Timur (BKT) kehabisan lahan untuk digali. Mereka terpaksa menganggur karena tanah di Kelurahan Ujung Menteng yang menjadi proyeknya belum semua dibebaskan.

Sementara itu, Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar secara mendadak meninjau proyek BKT di Jalan Raden Inten, Duren Sawit, Selasa (20/1) siang. ”Proyek BKT harus segera diselesaikan karena jika tidak, bisa merusak lingkungan dan menimbulkan penyakit bagi warga di sekitarnya,” kata Rachmat.

Rachmat mengatakan, penyelesaian proyek BKT ini sangat ditunggu warga masyarakat karena sudah menyita waktu yang cukup lama dan warga sudah tidak sabar.

”Kalau proyek ini selesai, banjir di Jakarta bisa berkurang 30 persen. Warga tentu ingin segera bebas dari banjir,” kata Rachmat.

Selain itu, untuk mengurangi bencana banjir, Rachmat juga meminta agar situ-situ dan danau yang berada di sekitar Jakarta dipelihara. ”Jika BKT selesai dan situ-situ dipelihara, banjir di Jakarta bisa berkurang 50 persen,” katanya.

Pembebasan tanah untuk proyek Banjir Kanal Timur agaknya masih sulit untuk diselesaikan dalam waktu dekat. Selain anggaran yang keluar terlambat dan organisasi panitia pembebasan tanah yang beberapa kali mengalami perombakan, juga karena masalah sengketa tanah.

Musyawarah

Hingga akhir tahun 2008, Panitia Pembebasan Tanah hanya berhasil membebaskan 391 bidang tanah (8,02 hektar) dari 544 bidang (9,44 hektar) yang ditargetkan. Namun, dari segi anggaran, dari target Rp 400 miliar, hanya terbayarkan Rp 149 miliar.

Menurut Wakil Ketua Panitia Pembebasan Tanah Husein Murad, untuk tahun ini ada 247 bidang tanah yang semula sengketa dapat dimusyawarahkan. Pemilik tanah akhirnya bersedia dibayar. (ARN)



KNLH Dorong Penyelesaian BKT
, 21 Jan 2009, 00:00:00 WIB, Dibaca : 31 Kali
Proyek BKT Masih Terganjal Masalah Tanah
, 21 Jan 2009, 00:00:00 WIB, Dibaca : 22 Kali
Banjir Masih Mengancam
, 13 Okt 2008, 00:00:00 WIB, Dibaca : 37 Kali

Tuliskan Komentar