Jumat, 27 November 2020, WIB
Breaking News

, 11 Jul 2008, 00:00:00 WIB, 24 View , Kategori : Tataruang

Pinggir, Kompas - Perambahan di areal hutan tanaman Industri PT Arara Abadi di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, seakan tidak dapat dikendalikan lagi. Sedikitnya 1.300 keluarga di Dusun Suluk Bongkal, Desa Beringin, Kecamatan Pinggir, telah mendirikan rumah kayu dan mengokupasi lahan seluas 4.586 hektar.

”Kami akan mempertahankan tanah ulayat milik kami sampai titik darah penghabisan. Tanah ini milik suku Sakai,” ujar Pongah (52), pemimpin kelompok masyarakat Dusun Suluk Bongkal, ketika dikunjungi sejumlah wartawan, Rabu (9/7) petang di kediamannya.

Pongah mengklaim, kelompoknya sebenarnya memiliki 8.000 hektar lahan yang dicaplok oleh PT Arara Abadi. Namun, untuk sementara, mereka hanya mengambil 4.586 hektar dahulu. Tanah itu dahulunya adalah tanah ulayat milik suku Sakai yang merupakan tanah nenek moyangnya.

Untuk mengunjungi Pongah, tidak gampang. Lokasi permukimannya berjarak sekitar 45 km dari jalan lintas timur Sumatera wilayah Duri. Jalan masuk ke areal berupa jalan tanah dan melewati areal perkebunan PT ADEI. Wartawan yang sudah didampingi empat polisi dari Kepolisian Sektor Pinggir harus mendapat persetujuan Pongah terlebih dahulu sebelum dapat izin masuk ke wilayah perkampungan baru yang didiami warga yang bersengketa tanah dengan PT Arara Abadi itu.

Meski sudah mendapat izin Pongah, kendaraan wartawan sempat dicegat Suryadi Naipospos yang menjadi Sekretaris Pongah. Naipospos adalah warga asal Sumatera Utara yang disegani di wilayah Suluk Bongkal.

”Untuk apa kalian mengambil gambar di sini,” tegur Naipospos ketika melihat kegiatan wartawan di Dusun Suluk Bongkal. (SAH)



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 20 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar