Senin, 23 November 2020, WIB
Breaking News

, 23 Apr 2018, 00:00:00 WIB, 16 View , Kategori : Tataruang

Pada tanggal 16 April 2018 yang lalu, Kementerian PPN/Bappenas melalui unit kerjanya yaitu Inspektorat Administrasi Umum telah mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para staf dalam hal yang staf yang ditunjuk sebagai Satgas Kementerian maupun Satgas Unit kerja eselon II (Direktorat). Selain itu juga untuk melakukan persiapan penilaian tingkat kematangan/maturitas penyelenggaraan sistem pengendalian intern pemerintah Kementerian PPN/Bappenas Tahun 2018 sesuai dengan Peraturan Kepala BPKP no 4 Tahun 2016.

 Tujuan SPIP adalah untuk memberikan kenyakinan yang memadai bagi tercapainya: efektifitas dan efisiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan negara, keandalan laporan keuangan, pengaman aset negara dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Penyelenggaraan SPIP di Kementerian PPN/Bappenas tahun 2016 telah mencapai tingkat maturitas/kematangan penyelenggaran pada level 2 atau berkembang  dengan nilai maturitas SPIP 2,824. Setelah dilakukan validasi terhadap 25 fokus penilaian, tingkat maturitasnya masih berada pada level 2 atau "berkembang" dengan nilai  2,8173. Hal ini secara umum, level 2/berkembang menunjukkan bahwa Kementerian PPN/Bappenas telah mengomunikasikan kebijakan dan prosedur yang ada namun belum sepenuhnya mengimplementasikan kebijakan dan prosedur tersebut.  Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan telah dipenuhi oleh Kementerian PPN/Bappenas adalah pada sub unsur yang berada pada level 2 tersebut pada bagian : analisis risiko, pembinaan sumber daya manusia, pengendalian atas pengelolaan sistem informasi, dokumentasi yang baik atas sistem pengendalian intern (SPI) serta transaksi dan kejadian penting, serta evaluasi terpisah. Dalam penyelenggaran SPIP tahun 2017 Kementerian PPN telah melakukan berbagai perbaikan dan berharap perbaikan yang dilakukan berkelanjutan agar tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP dapat meningkat menuju ke level 3 sehingga tujuan penyelenggaraan SPIP di Kementerian PPN/Bappenas tercapai.

 Critical point dari penerapan SPIP itu sendiri adalah:

 a. Komitmen pimpinan dan seluruh pegawai untuk berubah menjadi lebih baik;

 b. Penyelenggaraan SPIP adalah tanggungjawab seluruh unit yang ada di Bappenas, bukan tanggungjawab Inspektorat Utama semata;

 c. Membiasakan diri mengelola risiko

 d. Menyakini SPIP adalah proses perbaikan terus menerus.

 Akhirnya, dari kegiatan ini bahwa hasil penilaian dari penyelenggaraan SPIP yang  masih dalam level 2 seharusnya dapat ditindaklanjuti dengan memenuhi kewajiban hasil penilaian, seperti perlu adanya pedoman analisis risiko dan penyiapan rencana induk tata kelola teknologi informasi, serta penyusunan rencana kerja pelaksanaan SPIP Tahun 2018 di Kementerian PPN/Bappenas. (SY)

 

 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 12 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 16 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 11 Kali

Tuliskan Komentar