Jumat, 27 November 2020, WIB
Breaking News

, 13 Nov 2017, 00:00:00 WIB, 18 View , Kategori : Tataruang

Indonesia Infrastructure Week diselenggarakan dalam rangka menghadapi maraknya pembangunan infrastruktur skala besar, hal ini disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional(PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam pembukaan acara pada Rabu (8/11) di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Pembukaan ini dihadiri oleh Kementerian PUPR, Bappenas, dan Kadin Indonesia. Ajang konstruksi tahunan yang bertemakan “Era Baru Industri Konstruksi Indonesia” ini diselenggarakan tanggal 8 - 10 November 2017.

Menteri Bambang menyampaikan bahwa infrastruktur menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, dan creative financing dibutuhkan sebagai solusi permasalahan pembiayaan pembangunan infrastruktur. Pemerintah yang bijak adalah pemerintah yang mau membangun infrastruktur, walaupun infrastruktur tersebut tidak selesai pada masa pemerintahannya. Karena ada keterbatasan dari Pemerintah dan BUMN, maka swasta diharapkan dapat mengambil peran melalui Public Private Partnership (PPP) dan Pembangunan Infrastruktur Non Anggaran (PINA). Bandara Kertajati merupakan salah satu contoh proyek yang bagus di mana Pemda tidak hanya tergantung kepada BUMN-nya, namun juga berusaha mencari investor.

Dengan pembangunan infrastruktur kita harus dapat menjaga pertumbuhan ekonomi yang diprediksi rata-rata 5% per tahun hingga 2045 sehingga pada tahun 2025 kita dapat menjadi negara berpendapatan tinggi/negara maju. Saat ini stok infrastruktur Indonesia masih tertinggal dari negara lain. Oleh karena itu, membangun infrastruktur bukan merupakan pilihan, namun keharusan. Di sisi lain, dengan fokus kepada infrastruktur maka perlu ada prioritas lainnya yang dikorbankan/dikurangi.

Danis Sumadilaga, Plt. Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR mengingatkan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN) harus didukung oleh pemasok industri, tidak hanya oleh kontraktor dan pengembang. Melalui UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, saat ini Indonesia memasuki era baru konstruksi indonesia. Presiden Jokowi mengamanatkan agar pelaku jasa konstruksi selalu dapat menjaga mutu pekerjaan yang dilakukan. [Subdit Infosos]



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 20 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar