Minggu, 29 November 2020, WIB
Breaking News

, 13 Sep 2017, 00:00:00 WIB, 17 View , Kategori : Tataruang

Jakarta, (12/9). Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas, Rudy Prawiradinata, memimpin audiensi antara pemerintah Kota Ambon dengan beberapa unit kerja Bappenas guna membahas rencana pemindahan markas Kodam XVI/Pattimura beserta sarana dan prasarana militer dan status benteng Victoria yang ada di dalam markas kodam.

Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler, menyampaikan bahwa pada tahun 2020 pemerintah daerah akan mencanangkan sebagai Tahun Kunjungan Wisata. Oleh karena itu, alih fungsi Kawasan Benteng Victoria menjadi Kawasan Cagar Budaya merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung progam tersebut.

Rencana pemindahan Kodam XVI/Pattimura sudah pernah disampaikan dalam pertemuan dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas sebelumnya, Sofyan Djalil, dan sudah mendapatkan persetujuan pada pertemuan tersebut. Saat ini status kondisi Kota Ambon dinyatakan secara resmi aman dari konflik.

Sekretaris Daerah Kota Ambon menginformasikan pembebasan lahan markas Kodam XVI/Pattimura dan sekitarnya berkisar 11 Ha. Menurut Pemkot, Pangdam sudah setuju dengan lokasi lahan pemindahan yang berada di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah dan telah dilakukan peninjauan lapangan oleh Tim Alih Fungsi beserta tim dari Pangdam.

Menurut Ketua DPRD Kota Ambon, selain pemindahan markas Kodam XVI/Pattimura, pemerintah kota juga berencana memindahkan markas TNI AL. Semua lokasi militer akan dipindahkan dari Kota Ambon dan bangunannya akan diambilalih menjadi aset kota. Hal ini dilakukan untuk menampung pertumbuhan dan perkembangan Kota Ambon yang pesat. Saat ini kawasan permukiman sendiri mulai banyak yang merambah ke daerah pegunungan. Hal ini dikhawatirkan akan dapat menambah kerentanan terhadap bencana.

Saran dari Bappenas, pemindahan fasilitas militer harus tetap mengikuti prosedur dan birokrasi yang ada, oleh karena itu, sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu koordinasi antara Pemkot Ambon dan Pangdam XVI/Pattimura. Pada dasarnya Bappenas mendukung, namun daerah harus tetap mengikuti prosedur yang ada sehingga dapat berjalan lancar sesuai aturan yang ada. Harus diperjelas kembali bagaimana jarak dan aksesibilitas antara lokasi pengganti dengan pusat Kota Ambon. Bappenas hanya akan menerima hasil akhir dari keputusan Kementerian Pertahanan terkait pemindahan fasilitas militer tersebut. [Subdit Infosos]



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 20 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar