Rabu, 25 November 2020, WIB
Breaking News

, 18 Agu 2017, 00:00:00 WIB, 16 View , Kategori : Tataruang

Jakarta, (16/8). Direktorat Pemanfaatan Ruang Kementerian ATR/BPN telah menyusun dokumen sinkronisasi program tahunan berbasis RTR. Dokumen ini diharapkan dapat mewujudkan perencanaan program dan prioritas yang berbasis spasial, tercipta keterpaduan program pusat dengan daerah, keterpaduan program antar wilayah, dan keseimbangan pembangunan antar wilayah/kawasan.

Direktur Tata Ruang dan Pertanahan Bappenas Uke M. Hussein mendampingi Direktur Pemanfaatan Ruang Kementerian ATR/BPN menyampaikan tabel-tabel kesesuaian. Sosialisasi ini dihadiri oleh direktorat sektor Bappenas seperti Dit. PWK; DTTP; Perkotkim; Transportasi; ETI; Pengairan dan Irigasi; Pangan dan Pertanian; Transportasi; Otda; serta Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tujuan dari doktek sinkronisasi pemanfaatan ruang adalah meringankan direktorat sektor bappenas mengidentifkasi proyek K/L yang sudah sesuai dengan tata ruang.

Sampai saat ini, sudah ada 2 provinsi yang dijadikan pilot project untuk mengimplementasikan doktek ini, yakni Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Diharapkan, ke depannya 34 provinsi bisa menggunakan doktek ini dalam menyusun perencanaan pembangunan daerahnya.
Dari sosialisasi ini, tim teknis Direktorat Pemanfaatan Ruang Kementerian ATR/BPN akan menyempurnakan dokumen teknis sinkronisasi pemanfaatan ruang berdasarkan masukan dalam rapat. [Subdit Infosos]



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 13 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 17 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 12 Kali

Tuliskan Komentar