Sabtu, 28 November 2020, WIB
Breaking News

, 17 Mei 2017, 00:00:00 WIB, 16 View , Kategori : Tataruang

Jakarta, (10/5). Direktur Pemanfaatan Ruang Kementerian ATR/BPN memimpin pertemuan untuk membahas Rancangan Pedoman Penyusunan Dokumen Rencana Terpadu dan Program Investasi Pemanfaatan Ruang Jangka Menengah (RTPIPRJM) di Hotel Mercure Jakarta pada Rabu (10/5). Konsinyasi ini dihadiri oleh Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan Bappenas, Pejabat Fungsional Penata Ruang, dan Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN.

Menurut Lina selaku Pejabat Fungsional Penata Ruang perlu ditelaah kembali output yang diinginkan, apakah pedoman penyusunan rencana terpadu 5 tahunan, atau pedoman penyusunan rencana investasi 1 tahunan. User pengguna pedoman harus jelas, apabila hanya untuk kalangan internal maka sebaiknya dilegalkan dalam bentuk SK Dirjen bukan Peraturan Menteri. Jawaban dari Direktur Pemanfaatan Ruang Kementerian ATR/BPN yakni user pedoman jangka pendek akan digunakan oleh internal Kementerian ATR/BPN, pedoman jangka panjang akan digunakan Kementerian/Lembaga.

Subdit Tata Ruang selaku perwakilan dari Direktorat TRP Bappenas menyampaikan sebaiknya output dari NSPK fokus pada penyerasian program di tingkat nasional (RTR KSN/RTR Pulau/RTRWN). NSPK menjadi petunjuk untuk menyusun RTPIPRJM (5 tahunan) dan sebagai bahan masukan untuk Buku III RPJMN. 

Pelajaran dari integrasi Doktek (rencana tahunan) ke dalam pelaksanaan musrenbangnas yakni perlu keseriusan dalam meyakinkan peserta desk musrenbangnas bahwa Doktek dapat dipakai sebagai dasar perencanaan pembangunan. Hasil dari Doktek sebaiknya dapat menentukan/memberikan arahan prioritas pembangunan dan disesuaikan dengan kapasitas pendananaan keuangan negara.

Salah satu tanggapan dari peserta konsinyasi yakni nama NSPK sebaiknya diubah, RTPIPRJM tidak user friendly, sebaiknya diubah menjadi ISJM (Investasi Strategis Jangka Menengah) atau PSJM (Program Strategis Jangka Menengah). Input utama dalam RTPIPRJM sebaiknya bukan Renstra, akan tetapi RTR.

Saat ini Direktorat Binda Kementerian ATR/BPN juga sedang menyusun NSPK Penyusunan Rencana Jangka Menengah untuk Provinsi/Kabupaten/Kota, sehingga sebaiknya Subdit Pedoman Direktorat Pemanfaatan harus berkoordinasi dengan direktorat tsb untuk menyinkronkan isi NSPK. [Subdit Infosos]



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 20 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar