Rabu, 25 November 2020, WIB
Breaking News

, 12 Apr 2017, 00:00:00 WIB, 16 View , Kategori : Tataruang

Cibinong, (6/4). Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan Bappenas, BIG, dan Tim Konsultan mengadakan rapat persiapan kegiatan Pemanfaatan Informasi Geospasial untuk Penyusunan Strategi Pengembangan Wilayah pada PKSN dan Lokpri Kawasan Perbatasan NKRI di Gedung BIG pada Kamis (6/4).

Peran Bappenas disini adalah untuk memberikan masukan dari presentasi Calon Penyedia Jasa kegiatan ini. Ruang lingkup wilayah yang akan didalami adalah PKSN dan Lokpri Kawasan Perbatasan NKRI di Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi NTT.

Tujuan dari kegiatan ini adalah menyusun strategi implementasi program pembangunan kawasan perbatasan melalui pemanfaatan IGT secara terintegrasi untuk mencapai tujuan utama pembangunan kawasan perbatasan secara nasional sesuai target dan sasaran dalam kerangka jangka menengah RPJMN 2015-2019 dan hingga 2025.

Sasaran dari kegiatan yang akan berlangsung selama 8 bulan ini antara lain:
1) Teridentifikasinya “sasaran kunci” pembangunan kawasan perbatasan pada tingkat PKSN dan Lokpri kawasan perbatasan pada RPJMN 2015-2019, antara lain berdasarkan pada RTRWN, RTR KSN Kawasan Perbatasan Negara, dan Potensi unggulan ekonomi lokal kawasan perbatasan;
2) Terpetakannya permasalahan dan hambatan pelaksanaan program pembangunan kawasan perbatasan yang sudah ada saat ini, terutama terkait dukungan rencana tata ruang kawasan;
3) Terumuskannya skenario implementasi program pembangunan kawasan perbatasan 2015-2019 yang memanfaatkan IGT terkait, seperti IGT rencana tata ruang dan pertanahan;
4) Temanfaatkannya model spasial dinamis untuk meningkatkan utilisasi IGT dalam perumusan strategi percepatan implementasi program pembangunan kawasan perbatasan; dll.

Riani Nurjanah, tenaga ahli Subdit Tata Ruang Direktorat TRP mengingatkan Konsep Sistem Pusat Pelayanan Kawasan Perbatasan Negara bukan terdiri dari Lokpri dan PKSN saja, tetapi Pusat Pelayanan Utama; Pusat Pelayanan Penyangga; dan Pusat Pelayanan Pintu Gerbang. Pendekatan pengembangan wilayah perbatasan negara pada dasarnya bertujuan untuk peningkatan security, prosperity, dan environment. Selain itu, perlu dirumuskan terobosan untuk menanggulangi masalah terbatasnya ketersediaan data spasial skala besar. [Subdit Infosos]



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 14 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 18 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 13 Kali

Tuliskan Komentar