Selasa, 24 November 2020, WIB
Breaking News

, 29 Mar 2017, 00:00:00 WIB, 17 View , Kategori : Tataruang

Jakarta, (23/3). Kementerian ESDM mengundang K/L untuk merumuskan kegiatan Natural Resource for Development Program (NR4D) tahun 2017 pada Kamis (23/3) di Gedung Heritage Kementerian ESDM. Menurut Sahli Menteri ESDM Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Ruang Satry Nugraha kegiatan yang didanai oleh World Bank ini turut mendukung daerah dalam pengelolaan kesejahteraan sumber daya alam (SDA). Selain itu, kegiatan NR4D ini juga diharapkan memperkuat manajemen fiskal pendapatan SDA; meningkatkan transparansi antikorupsi; serta mendukung pengembangan sektor gas dan Kebijakan Satu Peta.

Direktorat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kemenkeu menyampaikan sampai saat ini belum ada perbaikan yang berarti terhadap kontrol administrasi kegiatan pertambangan di daerah. Kontrol terhadap Pemda terkait kegiatan pertambangan perlu disempurnakan, mengingat bahwa Pemda merupakan instansi yang paling banyak berinteraksi dengan pelaku-pelaku penambangan. Hal ini berbeda dengan sektor minyak dan gas yang mempunyai manajemen yang lebih baik karena ada lembaga BP Migas. Diperlukan pula adanya penyesuaian tarif agar tidak memberatkan investor sekaligus menjaga penerimaan pendapatan negara.

Kondisi di Indonesia masih banyak pengusaha/usaha pertambangan skala kecil, sehingga sulit untuk dikontrol oleh pusat. Tumpang tindih izin kuasa pertambangan juga masih dipersoalkan. Izin lokasi tambang seringkali bersengketa dengan wilayah hutan, sehingga tidak dapat mengoptimalkan hasil penambangan dari lokasi tersebut. Maka dari itu Direktorat Pembinaan Program Minerba Kementerian ESDM butuh menyusun proposal kegiatan yang dapat mengoptimalkan revenue negara serta value added hasil tambang.

Dari hasil diskusi ini, pemerintah mengharapkan program yang diajukan nantinya dapat memberikan gambaran beberapa best practice di dunia terkait pengelolaan pertambangan, serta meningkatkan kualitas pemerintah pusat maupun daerah (empowerment) dalam sektor pertambangan.

Dalam kegiatan NR4D ini World Bank akan menggunakan metode analisis Mining Investment Government Review (MINGORV) untuk melakukan analisis secara komprehensif yang merupakan instrumen diagnosa dalam melihat kondisi pertambangan, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Selain itu, World Bank masih perlu menelaah lebih lanjut terkait permasalahan pertambangan di Indonesia untuk dapat merumuskan kegiatan NR4D tahun 2017 yang tepat sasaran. [Subdit Infosos]



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 13 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 17 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 12 Kali

Tuliskan Komentar