Rabu, 25 November 2020, WIB
Breaking News

, 29 Mar 2016, 00:00:00 WIB, 15 View , Kategori : Tataruang

 

Dipimpin oleh Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim BIG Mohamad Arief Syafi’i, diketahui bahwa saat ini kebutuhan Data Resolusi TInggi Daratan adalah 1.922.570 km²; perairan 3.257.483 km²; dan Jumlah pulau sebanyak 17.504. Sementara itu masih ada sekitar 900.000 km2 daratan Indonesia yang belum terpenuhi datanya.

Pengadaan data satelit penginderaan jauh resolusi tinggi adalah untuk memenuhi beberapa kebutuhan, yakni: i) Untuk pemetaan desa tertinggal, terluar dan terdepan (3T); ii) Untuk pemetaan pulau-pulau kecil; iii) Untuk pemetaan wilayah perbatasan; serta iv) Untuk penyusunan RDTR Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Pengadaan satelit ini juga berkontribusi guna melengkapi area-area kosong yang telah dibeli datanya pada pengadaan sebelumnya.

Kebutuhan data CSRT yang belum tersedia seluas 900.000 km2, perlu diidentifikasi lokasi-lokasi prioritas yang perlu dipercepat penyediaannya. Mekanisme proses penyediaan CSRT dan Foto Udara untuk permintaan RDTR yang berasal dari Pemerintah Daerah harus melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN. Sampai saat ini, telah terIdentifikasi salah satu lokasi yang membutuhkan data CSRT prioritas, yaitu sebagian Kawasan Danau Toba yang belum tersedia data CSRTnya di tahun 2016.

Alternatif penyediaan kebutuhan dana untuk mendukung penyediaan CSRT 2016-2017 melalui: i) APBN-P tambahan Tahun 2016; ii) APBN 2017 di Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh, LAPAN. Alternatif penggunaan dana sisa dari APBN 2016 untuk penyediaan peta dasar skala besar 1:5000 untuk penyusunan RDTR di Direktorat Pengukuran dan Pemetaan Dasar, Ditjen Infrastruktur dan Keagrariaan, Kementerian ATR/BPN dan Pusat Pemetaan Rupabumi Skala Besar, BIG akan digunakan untuk penyediaan foto udara.

Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan dan Direktorat Pengembangan Wilayah, Bappenas akan mengkoordinasikan permasalahan pendanaan penyediaan data CSRT untuk penyusunan RDTR kepada Direktorat Industri, IPTEK, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Bappenas. (RI, RA)



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 14 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 17 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 13 Kali

Tuliskan Komentar