Sabtu, 28 November 2020, WIB
Breaking News

, 15 Mar 2016, 00:00:00 WIB, 16 View , Kategori : Tataruang

·     ·  Indonesia rentan terhadap dampak perubahan iklim dan integrasi adaptasi ke dalam rencana pembangunan adalah penting baik di tingkat nasional dan lokal. Rencana adaptasi nasional adalah alat penting untuk mempromosikan kebijakan adaptasi.    Pada bulan Februari 2014, rencana aksi Adaptasi Perubahan Iklim Nasional (RAN - API) dikembangkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Republik Indonesia (Bappenas) bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Dengan akumulasi penelitian ilmiah dan penilaian tentang perubahan iklim lebih dari satu dekade, Pemerintah Jepang juga telah merumuskan tindakan adaptasi Nasional dalam rencana adaptasi nasional November 2015.  Jepang, menyiapkan lima strategi dasar. Salah satu strategi adalah untuk mempromosikan kerjasama internasional dan kontribusi. Pemerintah Jepang akan mempertemukan pengetahuan dari berbagai sektor swasta, pemerintah dan akademisi, dan konsisten membantu tindakan adaptasi di negara berkembang baik dari segi perencanaan dan pelaksanaannya.

 

 

 

     Paparan terkait  pengantar mengenai inisiatif adaptasi perubahan iklim disampaikan oleh Direktur penelitian dan informasi pada biro lingkungan global, Jepang. Dilanjutkan dengan talkshow berupa peningkatan kesadaran masyarakat terhadap perubahan iklim dengan para narasumber: direktur adaptasi perubahan iklim, KLHK, Direktur Pusat perubahan iklim dan kualitas udara, BMKG, dan perwakilan dari program berita cuaca, BMKG, stasiun televisi Republik Indonesia, Bandung, Jawa Barat.

·      Tujuan dari simposium ini adalah untuk berbagi rencana MOEJ kerjasama pada penilaian dampak perubahan iklim bagi pemerintah daerah , untuk berbagi status rencana adaptasi perubahan iklim dan implementasi di Indonesia , dan untuk bertukar pengetahuan dan pandangan dari akademisi dari Indonesia dan Jepang, pada pengembangan terbaru dari penelitian adaptasi perubahan iklim berdasarkan ilmu pengetahuan.

·      Paparan dari tenaga ahli Jepang terkait: MOEJ project overview, adaptasi perubahan iklim di Jepang, adaptasi perubahan iklim di sektor pertanian, dan water related adaptation in Indonesia. Sedangkan para tenaga ahli Indonesia memaparkan terkait: hubungan perubahan iklim terhadap wilayah pesisir, model climate change, dampak perubahan iklim terhadap sektor kesehatan (diseases mosquite) dan rekomendasi kebijakan adaptasi perubahan iklim.    Terkait dengan  peran  integrasi adaptasi perubahan iklim ke dalam perencanaan tata ruang, antara lain:

 

 

a.      Memastikan perencanaan tata ruang telah mempertimbangkan potensi risiko perubahan iklim untuk menghindari dampak yang diakibatkan oleh perubahan iklim;

b.      Memastikan bahwa perencanaan tata ruang tidak mengakibatkan peningkatan kerentanan wilayah terhadap berbagai jenis bahaya akibat dampak perubahan iklim sekaligus sebagai upaya untuk mengurangi risiko wilayah terhadap dampak perubahan iklim;

c.       Memastikan bahwa penyelenggaraan penataan ruang berkontribusi terhadap tujuan pembangunan dan upaya adaptasi perubahan iklim di masa datang. Pedoman Integrasi Adaptasi Perubahan Iklim ke dalam Proses perencanaan Tata Ruang ini untuk melengkapi pedoman-pedoman Perencanaan Tata Ruang (PermenPU 15/2012) dan pedoman-pedoman teknis Analis Penyusunan RTR (PermenPU 22/2007).

 

 

Acara ditutup oleh Ibu Tri Dewi Virgiyanti dari Direktorat Lingkungan Hidup. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini tidak berhenti sampai disini tetapi tetap dilanjutkan dengan forum2 dan kegiatan diskusi untuk mendapatkan masukan dan kontribusi dari para stakeholder terkait. (SY)


 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 20 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar