Senin, 30 November 2020, WIB
Breaking News

, 25 Feb 2016, 00:00:00 WIB, 17 View , Kategori : Tataruang

Tujuan multilateral meeting I ini untuk mengintegrasikan berbagai upaya Kementerian/Lembaga ke dalam satu tujuan (goal) yang jelas dan terukur dalam pengembangan konektivitas nasional, menginformasikan mengenai Prioritas Nasional pengembangan konektivitas nasional tahun 2017 serta hasil identifikasi awal sasaran prioritas nasional, arah kebijakan prioritas nasional, program prioritas dan kegiatan prioritas tahun 2017 kepada Kementerian/Lembaga terkait, menginformasikan mengenai kerangka regulasi dalam pelaksanaan program dan kegiatan prioritas serta memperoleh masukan dari kementerian/lembaga terkait sasaran prioritas, program prioritas dan kegaitan prioritas.

Keluaran yang diharapkan adalah kesepakatan terhadap sasaran prioritas nasional dan arah kebijakan prioritas nasional, masukan untuk program prioritas (level 1) dan kegiatan prioritas (level 2) serta sebagai baghan dasar dalam pembahasan bilateral meeting, yaitu pembahasan Form B-E.

Terkait dengan kebijakan anggaran yang diarahkan oleh Presiden dalam penyusunan RKP 2017 berdasarkan money follow program prioritas, berorientasi manfaat untuk rakyat dan menghindari terjadi duplikasi program pada berbagai Kementerian/Lembaga yang selama ini sering terjadi.

Pembahasan Multilateral Meeting I ini telah dilaksanakan mulai dari tanggal 23 - 29 Februari 2016 yang dilanjutkan dengan BIlateral Meeting tanggal 4 - 11 Maret 2016 dan Multilateral Meeting II tanggal 4 - 8 April 2016. Pembahasan dilakukan untuk mencapai pengintegrasian berbagai upaya K/L dengan program prioritas dan kegiatannya sampai dengan penajaman sasaran target lokus.

Dalam Pengembangan Konektivitas Nasional ini terbagai atas Level 1 sebagai program nasional dan Level II sebagai program prioritas. Level 1 sebagai Program Nasional Pengembangan Konektivitas Nasional terdiri dari 6 (enam) program prioritas yaitu aksesibilitas yang mendukung kawasan strategis, transportasi massal perkotaan, multimoda dan antar moda, infrastruktur pita lebar dan penyiarannya, SDM dan kelembagaan transportasi dan keselamatan transportasi.

Hasil pengintegrasian dan masukan terkait program prioritas dan kegiatan dari masing-masing kementerian/lembaga dalam bentuk form kesepakatan akan menjadi bahan diskusi pada saat pertemuan bilateral dengan mitra kerja Bappenas (SY)

 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 21 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar