Selasa, 24 November 2020, WIB
Breaking News

, 16 Okt 2015, 00:00:00 WIB, 15 View , Kategori : Tataruang

Jakarta (15/10). Dihadiri oleh 12 provinsi, Kementerian ATR/BPN, BIG, Bappenas, Kementerian LHK, pertemuan ini ditujukan untuk memberikan bantuan teknis kepada 12 provinsi yang belum melengkapi peta RTRWP dan yang belum menetapkan Perda RTRWP. Presentasi disampaikan oleh KLHK dan ATR dengan pembukaan dari BIG.

Arah kebijakan RPJMN 2015-2019 Bidang Tata Ruang yang berkaitan erat dengan kegiatan ini adalah: ‘meningkatkan pembinaan kelembagaan penataan ruang’ dengan output ‘sistem informasi terpadu dan terintegrasi antara pusat dan daerah.

Sistem informasi spasial terpadu sangat penting untuk data base nasional rencana pemanfaatan ruang. BIG berperan penting karena dapat memberikan warning bila ada pola pemanfaatan ruang dan struktur ruang yang tidak berkesinambungan antardaerah yang berbatasan. Selain itu, untuk pengendalian, sisinfo terpadu dapat digunakan sebagai data base hasil spatial gap analysis yang dapat digunakan oleh berbagai pihak secara realtime. (MA)



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 13 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 17 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 12 Kali

Tuliskan Komentar