Minggu, 29 November 2020, WIB
Breaking News

, 13 Okt 2015, 00:00:00 WIB, 18 View , Kategori : Tataruang

Jakarta (8/10). Maksud rapat ini adalah memantapkan koordinasi dalam rangka identifikasi permasalahan kegiatan reforma agraria di  Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung dan Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah. Adapun tujuan diadakannya rapat ini yaitu untuk mengidentifikasi permasalahan dan pola pelaksanaan kegiatan reforma agraria.

Pada saat ini telah terbit SK Menteri ATR/BPN No. 397/KEP.500.18/IX/2015 tentang Pembentukan Tim Penyelenggaraan Koordinasi Reforma Agraria TA 2015 yang berisikan anggota tim, tugas dan satuan biaya honorarium.

Kegiatan koordinasi reforma agraria dilakukan melibatkan tiga pihak penting, yaitu Ditjen Penataan Agraria Kemen. ATR/BPN, Kanwil BPN, dan Kantah. Penyelenggaraan Reforma Agraria pada tahun ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pola pelaksanaan RA pada daerah pilot project (Kab. Bangka Selatan dan Kab. Magelang) untuk dapat menyusun pedoman pelaksanaan RA.

Koordinasi RA dilaksanakan dengan tahapan koordinasi dan FGD di tingkat pusat, dan kabupaten. Kegiatan koordinasi akan dilakukan pada 19 Oktober dan 9 November 2015, untuk kegiatan FGD akan dilakukan pada 26 Oktober dan 16 November 2015 yang akan dilaksanakan di Kab. Magelang dan Bangka Selatan dengan melibatkan anggota tim dan pihak terkait.

Kegiatan penyelenggaraan RA harus menggunakan peta agar terintegrasi dan memiliki tingkat validasi data yang tinggi. Hal tersebut terkait juga dengan pelaksanaan redistribusi tanah yang berbasis by name by address.

Kegiatan inti dari pelaksanaan RA nantinya yaitu memastikan semua masyarakat memiliki kegiatan pemberdayaan setelah mendapatkan tanah objek RA.. Segala kegiatan terkait pelaksanaan RA merupakan tugas dan tanggungjawab anggota Sekretariat RA. Jika terdapat kendala dalam hal membutuhkan bantuan dari pihak/instansi lain, tim Sekretariat RA dapat melakukan tinjauan Perpres terkait Reforma Agraria atau membuat SK dan mengakomodir ke dalam Perpres/SK tersebut.

Tindak lanjut dari rapat koordinasi ini Kemen ATR/BPN akan menginformasikan lebih lanjut terkait kegiatan koordinasi dan FGD pelaksanaan pilot project Reforma Agraria di Kab. Bangka Selatan dan Magelang. (UL, RA)



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 20 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar