Rabu, 25 November 2020, WIB
Breaking News

, 02 Okt 2015, 00:00:00 WIB, 18 View , Kategori : Tataruang

Jakarta (29/9). FGD yang diprakarsai oleh Subdit Pengembangan Kawasan Kementerian ATR/BPN ini membahas tentang pengembangan kawasan minapolitan. Karena sampai saat ini definisi kawasan Minapolitan belum disepakati, dimana seharusnya definisi mengacu pada peraturan-peraturan terkait Minapolitan.

Kedudukan pedoman Pedoman Pengembangan Kawasan Minapolitan dalam penataan ruang belum jelas. Kedetilan dari pedoman ini direncanakan setara dengan Perda RTR KSK/KSP.

Sebenarnya sudah ada berbagai pedoman pengembangan kawasan minapolitan yang dibuat oleh Kementerian KKP antara lain Permen KKP No. PER.12/MEN/2010 tentang Minapolitan, Kepmen KKP No. KEP.32/MEN/2010 tentang Penetapan Kawasan Minapolitan dan Kepmen KKP No. KEP.18/MEN/2011 tentang Pedoman Umum Minapolitan. Oleh karena itu, penyusunan materi teknis Pedoman Pengembangan Kawasan Minapolitan yang disusun Kementerian ATR/BPN seharusnya fokus pada pedoman perencanaan yang sifatnya pemanfaatan ruang/spasial.

Penyusunan pedoman pengembangan kawasan minapolitan harusnya diselaraskan dengan pedoman RZBWP3K khususnya RZR (Rencana Zonasi Rinci dengan kedetilan skala 1:10.000), mengingat  kawasan minapolitan berada di kawasan pesisir dan dengan LP2B, mengingat kawasan minapolitan umumnya berada di kawasan dengan tipologi rural area.

Di akhir diskusi, disimpulkan beberapa permasalahan yang belum terjawab/disepakati dalam pembahasan penyusunan materi teknis pengembangan kawasan minapolitan ini, antara lain:

  1. Penyepakatan definisi kawasan minapolitan;
  2. Kedudukan pedoman pengembangan kawasan minapolitan dalam penataan ruang;
  3. Kedudukan pedoman pengembangan kawasan minapolitan dengan peraturan-peraturan terkait pengembangan kawasan minapolitan yang sudah ada;
  4. Belum terkonfirmasinya gambaran keseluruhan dari proses kajian yang akan dilakukan (tujuan, sasaran, operasionalisasi kajian, dan output);
  5. Belum adanya mekanisme penyelarasan pedoman kawasan minapolitan dengan RZBWP3K dan LP2B. (EY, AO, RA)



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 15 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 19 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar