Senin, 30 November 2020, WIB
Breaking News

, 01 Jun 2015, 00:00:00 WIB, 20 View , Kategori : Tataruang

PROTARIH atau Program Dukungan atas Perencanaan Tata Ruang dan Investasi Hijau adalah program yang didanai UK Climate Change Unit (UKCCU) untuk mendukung proses pembangunan berkarbon rendah di Provinsi Papua. Program ini mendukung komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi sebesar 26%, maupun sebesar 41%. Melalui dukungan dunia internasional dengan memberikan bantuan kepada Provinsi Papua yang kaya akan sumber daya hutan dan karbon di  dalam melindungi kawasan Hutannya dan memberikan pilihan-pilihan ekonomi yang  layak selain perambahan hutan.

Dalam rangka mendukung tersebut, Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan (TRP), menghadiri pertemuan Komite Program Protarih yang diselenggarakan di Jayapura pada tanggal 27 Mei 2015 dan dihadiri oleh Kementerian Dalam Negeri, Pemda Provinsi Papua, Tim Protarih dan UKCCU serta para staf Pemda Provinsi Papua.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Tata Ruang dan Pertanahan, Oswar Mungkasa. Secara umum masih banyak target yang belum tercapai, walaupun demikian Protarih tetap dipandang telah menghasilkan beberapa capaian penting baik sebagai agen perubahan kampung, sistem informasi tata ruang, peningkatan kapasitas terkait turbinlakwas tata ruang serta desain kelembagaan dengan fokus penguatan BKPRD, draft protokol, verifikasi perijinan, draft panduan penyelerasan RTRWP se provinsi Papua. Selain itu juga protarih juga telah mengeluarkan "kabar Protarih" buku, leaflet, hasil studi, film sosialisasi dan forum berbagi pengetahuan lainnya. Tidak luput juga melakukan pendampingan kewirausahaan perdagangan kayu, kakao, sagu dan ekowisata, strategi investasi hijau.

Oswar juga menambahkan bahwa kebutuhan perpanjangan kegiatan dapat disepakati berdasar pertimbangan "exit strategy" belum secara matang dipersiapkan, sehingga masa perpanjangan sebaiknya fokus pada agenda "exit strategy". Selain itu juga dibutuhkan upaya khusus untuk menjamin terlaksananya replikasi baik secara internal propinsi papua maupun eksternal, dimana exit strategy dimaksud setidaknya  ditunjang oleh keberadaan rencana kelanjutan Protarih (road map) yang mencakup pemenuhan aspek kesiapan sistem, manusia, regulasi, dana dan kemitraan.

Sebagai hasil dan yang perlu ditindaklanjut dari pertemuan komite manajemen ini Protarih akan segera melakukan komunikasi dalam upaya pengembangan manajemen pengetahuan dan pembentukan forum komunitas tata ruang. Selain itu akan dilakukan upaya sinergi RTR dan rencana pembangunan. Kedua hal ini akan menjadi agenda Direktorat TRP pada waktu yang akan datang. (OM/SY)

 

 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 21 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar