Minggu, 29 November 2020, WIB
Breaking News

, 01 Jun 2015, 00:00:00 WIB, 20 View , Kategori : Tataruang

Sebagaimana diketahui Provinsi Kalimantan Timur yang semula terdiri dari 7 Kabupaten/Kota dimekarkan menjadi 13 Kabupaten/Kota, oleh karena itu pada tahun 2004 review terhadap RTRWP dengan alasan RTRWP sudah tidak sesuai lagi.  Ada beberapa hal yang disoroti atas Raperda RTRWP Kalimantan Timur antara lain pengangkatan isu strategis mengenai pembangunan kawasan perbatasan dan daerah tertinggal, penyelesaian masalah tumpang tindih perizinan, dan perlindungan hak-hak masyarakat adat dalam kawasan hutan. Raperda RTRWP Kalimantan Timur sudah memasuki tahap akhir pembahasan dengan Pansus DPRD Kaltim tinggal menunggu untuk disahkan, namun terdapat beberapa isu tata ruang yang terjadi.

Sebagai hasil dari pertemuan ini adalah bahwa Raperda RTRW Kaltim dapat segera disahkan, sehingga tidak menunda adanya investasi yang bisa masuk dengan pertimbangan bahwa kerugian akan lebih besar apabila Perda RTRW tidak segera disahkan sehingga akan menghambat adanya investasi.

Untuk masalah wilayah kehutanan, untuk wilayah yang masih dalam pembahasan, dapat didelineasikan, dimana dalam perda dijelaskan bahwa area yang didelineasi belum diatur dalam perda sehingga tidak boleh ada kegiatan pada wilayah tersebut. Untuk izin pertambangan yang berada dalam kawasan delineasi, untuk pertambangan yang telah memiliki izin dan telah berjalan kegiatannya, untuk selanjutnya tidak diberikan perpanjangan izin. Untuk pertambangan yang sudah memiliki izin namun belum berjalan kegiatan pertambangannya, maka izin akan dicabut. Dilakukan penyelarasan antara RTRWN dan RTRWP Kaltim. (OL/SY)

 

 

  



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 20 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar