Rabu, 25 November 2020, WIB
Breaking News

, 26 Mar 2015, 00:00:00 WIB, 15 View , Kategori : Tataruang

Dalam rangka melakukan koordinasi dengan lintas sektor terutama dengan Kementerian/Lembaga, Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan (Dit TRP) menyelenggarakan pertemuan tanggal 25 Maret 2015 untuk membahas penyediaan peta skala besar untuk penyusunan RDTR tersebut. Pertemuan diselenggarakan di Ruang rapat 203, Bappenas yang dipimpin oleh Direktur TRP, Oswar Mungkasa dan dihadiri oleh pejabat dan staf dari Kementerian ATR/BPN, BIG dan Staf Direktorat TRP.

Rapat bertujuan untuk mengoordinasikan alokasi dana yang tersebar di berbagai K/L dalam rangka penyediaan peta skala besar untuk penyusunan RDTR. Perlunya pembagian tugas yang jelas dalam rangka penyediaan peta RDTR yang alokasi danya tersebar di berbagai K/L, salah satunya Kemen ATR/BPN sebesar 101 M.

Dalam diskusi pertemuan ini mengemukaka beberapa hal yaitu:

1.        Opsi yang disarankan oleh BIG untuk alokasi dana yang dimiliki Kemen ATR/BPN: (1) Akuisisi data dan menghasilkan peta vektor di tahun 2015; (2) Akuisisi data saja di tahun 2015.

2.        Opsi yang disarankan oleh BIG untuk dilakukan dalam rangka percepatan adalah opsi nomer 2 yaitu akuisisi data di tahun 2015 dengan tingkatan kelas peta kelas 3 (Citra Satelit Tegak Resolusi Tinggi).

3.        BIG juga menyarankan untuk proses digitasi peta Citra satelit yang sudah dihasilkan LAPAN dan sudah dikoreksi orthorektifikasi dan koreksi geometris, dilakukan oleh Daerah (pendampingan BIG).

4.     Menurut BIG, penyediaan peta kelas 1 (Foto Udara) tidak dapat dilakukan dalam rangka percepatan, karena memakan proses dan biaya yang lebih lama dan mahal.

5.      Data yang dibutuhkan oleh BIG dari masing-masing RDTR yang akan disusun adalah delineasi spasial wilayahnya (RDTR sebagai backlog tahun  2014 dan kebutuhan RDTR tahun 2015).

 

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini akan dilakukan pembagian tugas diantaranya:

 

a.         Binda I, Kemen ATR/BPN:  Menyampaikan Delineasi Spasial di setiap wilayah RDTR kepada BIG dan Bappenas selambatnya pada 1 April 2015

b.        Pemetaan Dasar, Kemen ATR/BPN:  Memberikan peta dasar yang telah disusun kepada BIG

c.         BIG:  Menghitung pembiayaan berdasarkan delineasi dari Kemen ATR/BPN Tahun 2015 dan 2016 selambatnya selesai dilakukan pada tanggal 7 April 2015

d.        Dit PW, Bappenas:  Mengidentifikasi sektor yang menyusun peta RDTR

e.        Dit TRP, Bappenas:  Memfasilitasi dan mengkoordinasi kegiatan serta menghitung alokasi dana yang dibutuhkan untuk Kemen ATR/BPN.

 

Pertemuan koordinasi selanjutnya akan dilakukan pada tangga 8-10 April 2015. (RI/SY).

 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 15 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 19 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar