Rabu, 25 November 2020, WIB
Breaking News

, 06 Mar 2015, 00:00:00 WIB, 17 View , Kategori : Tataruang


Peserta yang hadir mewakili dari beberapa kementerian/lembaga seperti:LAPAN, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian ESDM dan Kementerian PPN/Bappenas. Pertemuan diselenggarakan pada tanggal 25 Februari 2015 bertempat di Ruang Training Gedung 1, LAPAN.

Pada FGD terdiri atas dua sesi yaitu sesi pagi dan sesi siang. Terkait dengan pemetaan dasar sudah dipresentasikan pada sesi pagi.  Pada sesi siang menghadirkan beberapa pembicara dari LAPAN dan Airbus Depense & Space. Secara umum disampaikan oleh pembicara bahwa pemanfaatan data citra satelit tersebut untuk pemetaan skala sedang dengan harga yang lebih murah. Selain itu, pemanfaatan data tersebut dapat digunakan untuk mengetahui perubahan penutupan lahan secara temporal.
Citra satelit tersebut dapat juga digunakan untuk mendeteksi terjadinya bencana alam, misalnya kasus erupsi gunung berapi dapat diketahui arah aliran lava dan bentuk material dari lava yang ditimbulkan. Untuk kasus bencana longsor, dapat memperkirakan lokasi timbunan longsor dan korban yang tertimbun.

Sebagai hasil dari pertemuan ini kiranya diperlukan Pemanfaatan citra satelit SPOT-5/6/7, Pleiades, dan TerraSAR-X untuk penyusunan peta skala sedang dengan biaya relatif murah.
Selain itu juga, Data citra satelit tersebut dapat digunakan untuk bidang pertanian, kehutanan, kemaritiman, pemetaan, dan kebencanaan. (IK/SY)



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 15 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 19 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar