Rabu, 25 November 2020, WIB
Breaking News

, 25 Feb 2015, 00:00:00 WIB, 15 View , Kategori : Tataruang

Workshop diselenggarakan untuk mensosialisasikan kepada Kementerian/Lembaga konsep Smart City dan berlangsung selama 2 hari. Acara dibuka oleh Direktur Perkotaan dan Perdesaan, Bappenas dan dihadiri oleh para narasumber seperti Prof. Dr. Suhono Harso Supangkat, Dr. I Gusti Bagus Baskara Nugraha dan Dr.Ir. Ismail, MT.  Selain itu ada Dr. Tech. Wikan Danar Sunindyo, serta beberapa tenaga peneliti dari ITB seperti Danny Eka Saputra, Iqbal R.Pamungkas dan I Made Arya serta Pujo Laksono. Beberapa topik yang menjadi sesi workshop meliputi sesi anatomi kota dan smart city, platform smart city and operations room dan infrastruktur smart city.

Selain itu juga dibahas pula konsep Open data, Smart ID and Payment System, Smart Transortations System dan Smart City Analytics yang dikembangkan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam upaya peningkatan kualitas pengembangan Smart City and Operations Room untuk Indonesia.

Dalam sesi hari pertama, pokok bahasan mencakup: (a) perlunya sharing knowledge dalam wadah komunitas yang fokus kepada penyusunan solusi persoalan kota dan perkembangan smart city di Indonesia dan dunia, (b) perlunya membangun jejaring kerjasama untuk penelitian dan pengembangan smart city di Indonesia, (c) perlu perumusan indikator kota berkelanjutan dan disepakati oleh seluruh stakeholders, (d) City Branding masih belum digalakkan di Indonesia; (e) Tantangan terbesar pengembangan smart city di Indonesia terletak pada manajemen sumber daya manusia, (f) Bappenas perlu menyusun parameter keberhasilan smart city di Indonesia, (g) Smart City harus dapat tanggap terhadap bencana dan perubahan iklim secara dalam proses adaptasi maupun mitigasi, serta (h) perlunya perbaikan sistem database di Indonesia agar dapat menghasilkan analisis proxy yang akurat.

dalam sesi hari kedua, pokok bahasan mencakup beberapa hal penting terkait dengan Open Data seperti prinsip peroleh data, level open data, open government, best practice, kendala dan tantangan dari penerapan open data di Indonesia. Selain itu dibahas pula mengenai identitas digital (smart ID) dan payment system serta smart transportations system berupa intelligent transport system, grand desian ITS, dan pengimplementasian grand desain ITS itu sendiri. Terkait dengan Smart City Analysis yang terpenting adalah bagaimana mewujudkan smart city untuk mendukung pengambilan keputusan secara tepat, cermat dan gegas. Tentunya harus didukung dengan tahapan berupa data generation, data extrantion, data analysis, visualization dan reporting. Oleh karenanya diperlukan contoh city analytics seperti New York City. Strategi impelentasi yang diharapkan dari City Analytics adalah perlu ada kebutuhan dan koordinasi yang kuat dari stakeholder,perlu didefinisikan tahapan vital city analytics, perlu ada kebijakan yang mendukung, perlu ada invoasi untuk memajukan sistem analisis data kota dan perlu ada badan khusus yang mengusulkan inovasi tersebut.

Sebagai hasil kesimpulan dari workshop ini bahwa (a) Smart City merupakan pengembangan dan pengelolaan kota dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk menghubungkan, memonitor dan mengendalikan berbagai suber daya yang ada di dalam kota dengan lebih efektif dan efisien untuk memaksimalkan pelayanan kepada warganya serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjutnya bahwa kajian yang telah disusun oleh ITB ini sebaiknya diterapkan dan diintegrasikan sebagai masukan ke dalam penerapan dari sisi teknologi dan mendukukng dalam Konsep KSPPN untuk mewujudkan Smart City 15 Tahun mendatang (SY).



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 15 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 19 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar