Sabtu, 28 November 2020, WIB
Breaking News

, 24 Feb 2015, 00:00:00 WIB, 17 View , Kategori : Tataruang

Jakarta, 23 Februari 2015.  Dalam rangka persiapan teknis lokakarya Rencana Aksi Nasional Adaptasi Perubahan Iklim (RAN-API) yang akan diselenggarakan oleh Direktorat Lingkungan Hidup, Kementerian PPN Bappenas, maka telah dilakukan pertemuan untuk membahas penyusunan NSPK (norma Standar Prosedur dan Kriteria) Bidang Penataan Ruang Kawasan Perbatasan. Pertemuan ini diselenggarakan pada tanggal 23 Februari 2015 dengan peserta dari Kementerian Kelautan Perikantan, Kemendagri, Kementerian PU-Pera, Bappenas, BMKG, Kementerian Kehutanan dan LH, BNPB, Kementerian Pertanina, dan Mercy Group. 

Dalam pertemuan ini ada beberapa hal yang dikemukakan terkait dengan kriteria seleksai untuk lokasi pilot yang mencakup ketersedian kajian kerentanan, ketersediaan strategi dan rencana aksi yang terinklusi ke dalam perencanaan dan penganggaran, adanya kegiatan adaptasi yang telah dan sedang berjalan (baik dengan pembiayaan APBD ataupun Non-APBD), keberadaan kelompok kerja perubahan iklim daerah, kesesuaian dengan RAN-API.
Selain itu dibahas juga mengenai rencana daerah percontohan RAN-API berlokasi di 15 Provinsi/Kabupaten/Kota yaitu Provinsi Bali, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Barat, Kota Blitar, Kota Bandar Lampung, Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Malang, Provinsi NTB, Pulau Lombok, Kota Tarakan, Provinsi Sumatera Selatan, dan provinsi Sumatera Utara.

Sebagai kesimpulan analisa kompatibilitas matriks K/L RAN API itu sendiri meliputi:
• Tidak semua program kegiatan K/L yang tercantum didalam RAN API terdapat pada RKP yang telah terkumpul, perlu klarifikasi lebih lanjut apakah ada direktorat lain yang belum memasukan RKP
• Tidak semua program kegiatan K/L yang terdapat pada RKP tercantum didalam RAN API
• Tidak semua RKP yang terkumpul mencantumkan lokasi spesifik implementasi kegiatan, sehingga potensial diselaraskan dengan kebutuhan daerah pilot

Terkait dengan Indikator RAN-API: Bidang Ketahanan Pangan, Kemandirian Energi, Kesehatan, Ketahanan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, dan Ketahanan Ekosistem.
Sedangkan Instrumen pendukung RAN-API: sistem inventarisai data indeks kerentanan (SIDIK) di bawah tanggung jawab KemenLH dan Penyediaan Data Iklim di bawah tanggung jawab BMKG
Dan Kegiatan monitoring dan evaluasi yang dikoordinatori oleh Bappenas dan dilaporkan ke Menteri PPN secara berkala, hasil kegiatan dapat menentukan apakah dokumen RAN Api dapat diperbaharui atau tidak.

Sebagai tindaka lanjut dari pertemuan ini akan diadakan Lokakarya yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 26 Februari 2015: Kementerian/Lembaga (Kementan, KKP, Kemenkes, dan Kemen PUPera) memberikan paparan mengenai program/kegiatan  Kementerian/Lembaga yang berkaitan dengan implementasi RAN API, dan Jumat, 27 Februari 2015 dengan peserta Perwakilan daerah percontohan diharapkan dapat membawa dokumen RKPD dan RPJMD terbaru dan paparan singkat mengenai kegiatan adaptasi yang sudah berjalan  serta diskusi  Sinkronisasi Program/Kegiatan Adaptasi Pusat dengan Daerah.
Oleh karenanya Direktorat TRP perlu menghadiri lokakarya tersebut. (RI/SY)



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 20 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar