Senin, 30 November 2020, WIB
Breaking News

, 29 Des 2014, 00:00:00 WIB, 18 View , Kategori : Tataruang

Jakarta, (19/12). Dalam rangka menyempurnakan rancangan RPJMN 2015 – 2019 dengan mengakomodasi masukan dalam pelaksanaan Musrenbang Regional dan Musrenbang Nasional, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyelenggarakan pertemuan Pasca Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, (19/12).

Kegiatan Pasca Musrenbangnas ini merupakan rangkaian kegiatan Musrenbang RPJMN 2015 – 2019, yang sebelumnya terdiri atas Rapat Konsultasi Pembangunan Tingkat Pusat (Rakorbangpus); Musrenbang Regional; Musrenbang Nasional, hingga terakhir adalah Pasca Musrenbangnas. Pertemuan yang dilaksanakan dalam bentuk pertemuan trilateral antara Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian/Lembaga terkait dan Pemerintah Daerah (Bappeda Provinsi) ini membahas dan menyepakati kegiatan strategis dalam mendukung agenda prioritas pembangunan dalam lima tahun ke depan. Dalam kegiatan ini, Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan, Kementerian PPN/Bappenas bertindak sebagai panitia penyelenggara kegiatan.

Adapun Kementerian/Lembaga terkait yang hadir berjumlah 12 instansi, yakni: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), serta Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Kegiatan Pasca Musrenbangnas diawali dengan sambutan dari Deputi Bidang Pengembangan Regional dan Otonomi daerah Bappenas, Imron Bulkin. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi trilateral yang terbagi dalam beberapa sesi sesuai dengan pembagian jadwal untuk setiap pulau.

Dalam sambutannya, Imron menyatakan bahwa kegiatan Pasca Musrenbang memang didesain agar pembahasan sinergi antara Pusat dan Daerah lebih difokuskan pada penjelasan kriteria penentuan prioritas atas substansi penting yang telah diusulkan oleh daerah, hingga pencapaian target, lokasi dan alokasi pendanaan.

Harapannya, kegiatan tersebut melengkapi proses Musrenbangnas RPJMN 2015 – 2019 dengan penjelasan mendalam tentang prioritas nasional yang mendasari diterima atau tidak diterimanya usulan pemerintah provinsi yang telah disampaikan melalui tahapan-tahapan sebelumnya. Dengan demikian akan terbangun kesamaan pemahaman atas kegiatan-kegiatan pembangunan prioritas di masing-masing daerah, sehingga tercipta kesepakatan pelaksanaan RPJMN 2015 – 2019 yang lebih solid antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. [AY]

 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 21 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar