Senin, 30 November 2020, WIB
Breaking News

, 28 Okt 2014, 00:00:00 WIB, 13 View , Kategori : Tataruang

Dalam rangka meningkatkan pelayanan penggunaan naskah dinas, Pusdatin Perencanaan Pembangunan, Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Aplikasi Naskah Dinas Elektronik Bappenas yang diselenggarakan di hotel Ibis Tamarin, Jakarta, (27/10). FGD dibuka oleh Kapusdatin Renbang, dan dihadiri pula oleh Direktur Pengembangan Wilayah yang pernah menjabat Kapusdatin renbang sebelumnya.

Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan (Dit TRP) sebagai salah satu unit kerja eselon II yang selama ini sudah menggunakan aplikasi naskah dinas elektronik diundang untuk dapat memberikan masukan terkait dengan apa saja yang menjadi manfaat dan kendala serta masukan perbaikan dalam penggunaan naskah dinas elektronik tersebut. Dalam hal ini, Direktorat TRP diwakili oleh Kasubdit Informasi dan Sosialisasi TRP, Santi Yulianti, MM.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa penggunaan aplikasi naskah dinas elektronik ini sangat baik dan direspons positif oleh seluruh staf Dit TRP. Seluruh staf di Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan sudah memiliki user naskah dinas tersebut dan menggunakannya secara berkala. Sementara untuk lingkup Bappenas, baru ada 5 (lima) unit kerja yang baru menggunakannya yaitu: Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan, Biro Humas, Biro Umum, Inspektorat Kelembagaan, dan Direktorat Perencanaan Pembiayaan Pembangunan.

Santi menyampaikan bahwa kendala utama penggunaan naskah dinas di direktorat TRP adalah kesulitan dalam searching file, meskipun menu sudah tersedia dalam advance search. Selain itu, agenda pimpinan hanya muncul dan lengkap di kalender sekretaris bukan di kalender staf, sehingga agenda kegiatan tidak terinformasikan dengan jelas pada seluruh staf. Di samping itu, sosialisasi untuk menggunakan sistem naskah dinas dalam tugas sehari-hari dirasa masih kurang.

Naskah dinas diakui sebagai media yang memiliki manfaat besar untuk penggunaan dalam aktivitas sehari-hari, untuk meningkatkan kualitasnya tersebut, ada beberapa hal yang dirasa perlu untuk diperhatikan, antara lain: (a) komitmen dari pimpinan untuk menggunakan naskah dinas tersebut dalam pelaksanaan tugas di unit kerjanya masing-masing; (b) perbaikan sistem pada konten advanced search (pencarian file); (c) sosialisasi atau bimtek bagi unit kerja eselon I dan II; (d) pengaturan struktur staf di internal masing-masing direktorat; (e) perlu dibuatkan SOP untuk kondisi jika koneksi internet terputus atau mati; (f) perlunya tambahan fitur untuk back up data berdasarkan periode tertentu (tahun/bulan).

Lebih lanjut, Pusdatin harus dapat menjadi marketer dan punya relationship dalam mendesain lebih detail sistem aplikasi yang ada sekarang. Kebutuhan data tidak boleh berhenti pada satu titik saja, tetapi data tersebut dapat dikembangkan dan digunakan untuk selalu update guna membantu dalam penyusunan rencana kerja pemerintah dan program pembangunan lainnya. Maintenance pada sistem jaringan utama sangat diperlukan, jika memungkinkan sistem tersebut menjadi satu window saja, tetapi dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan seperti mengukur kinerja, SKP, Monev dan sebagainya.

Ke depan, aplikasi, data dan infrastruktur akan terus diperbaiki, dan dilakukan pembaharuan (perubahan) dengan menambahkan fitur-fitur yang menjadi kebutuhan user. Pudsatinrenbang juga akan menyelenggarakan sosialisasi secara menyeluruh di Unit Kerja eselon I dan II serta Bimtek secara operasional. Harapannya naskah dinas tersebut dapat digunakan secara optimal di lingkup Kementerian PPN/Bappenas. [SY]

 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 21 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar