Rabu, 25 November 2020, WIB
Breaking News

, 23 Sep 2014, 00:00:00 WIB, 14 View , Kategori : Tataruang

Bangka Belitung, (29/8), Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan kegiatan Pilot Project Reformasi Agraria Nasional (RAN) yang bertujuan untuk mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan redistribusi tanah oleh Kanwil BPN agar lokasinya disesuaikan dengan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh SKPD di Provinsi melalui program Satam Emas.

Pilot Project Reforma Agraria merupakan bagian dari Roadmap Kebijakan Redistribusi dan Acces Reform, yang menjadi salah satu program multi years. Pelaksanaan pilot project dilakukan melalui dua skema yaitu aset mengikuti akses, yang berarti pelaksanaan legalisasi aset tanah oleh BPN dilakukan pada lokasi pemberdayaan masyarakat oleh SKPD; dan akses mengikuti aset, yang merupakan program pemberdayaan masyarakat oleh SKPD dilakukan pada lokasi-lokasi redistribusi tanah oleh BPN. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dinilai layak untuk menjadi lokasi Pilot Project Reforma Agraria karena nilai capaian pengelolaan pertanahan mendekati100%.

Pertemuan yang dihadiri oleh Bappeda Provinsi, BPN Kantor Wilayah, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan, Dinas Koperasi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Dinas Pekerjaan Umum di provinsi Bangka Belitung ini membahas pula mengenai data redistribusi tanah dan legalisasi aset. Kanwil BPN Bangka Belitung menyampaikan bahwa pihaknya bersama Pemda telah menginisiasi kegiatan redistribusi tanah, namun dalam pelaksanaannya masih mengalami kendala dalam hal koordinasi. Sementara itu, Bappeda Provinsi menyampaikan agar pelaksanaan Reforma Agraria harus memperhatikan RTRW Provinsi, RTRW Kota, dan struktur ruang. Ke depan, pelaksanaan Reforma Agraria, diharapkan dapat didukung juga dengan kegiatan LP2B, sehingga BPN yang selaku pelaksana Reforma Agraria bisa bersinergi dengan Dinas Daerah terkait.

Terkait dengan redistribusi aset, BPN telah menetapkan beberapa hal yang merupakan bagian dari kriteria clean and clear, antara lain: (i) kriteria subjek penerima yang merupakan masyarakat miskin atau mata pencaharian petani, dibuktikan dengan KTP; (ii) kesesuaian subjek-objek; (iii) status bidang tanah tidak dalam sengketa; dan (iv) kesesuaian dengan rencana tata ruang.

Kunjungan Lapangan

Dalam tiga tahun terakhir Kabupaten Bangka Selatan menjalankan Program Redistribusi Tanah, dan mendapat penilaian yang baik dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam pengelolaan pertanahan yang berjalan hingga saat ini. Hal tersebut dikemukakan pada kunjungan lapangan yang dilakukan Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan ke Kantor Wilayah BPN Kabupaten Bangka Selatan dan desa-desa penerima redistribusi tanah pada Tahun 2013, yakni Desa Pergam dan Desa Serdang.

Terdapat 201 bidang tanah yang telah diredistribusi pada Desa Pergam, dan 1299 bidang tanah pada Desa Serdang. Kondisi lahan redistribusi tersebut berada di hamparan lahan yang berdekatan sehingga tidak banyak perbedaan kondisi lahan di kedua desa tersebut. Para petani penerima lahan mulai mengeluhkan ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian yang semakin berkurang. Selain itu para petani juga mengeluhkan kecilnya jumlah agunan yang diterima ketika sertifikat tanah diajukan ke Bank sebagai jaminan, padahal penggunaan tersebut untuk meningkatkan hasil pertanian. Untuk rencana bidang redistribusi dan legalisasi aset yang akan dilaksanakan pada tahun depan di Kabupaten Bangka Selatan, lokasi yang akan ditunjuk berada di sekitar Desa Serdang dan Desa Pergam. Daerah tersebut dipilih karena sarana prasarana yang ada di daerah tersebut menunjang untuk kegiatan pertanian, baik dari segi pengairan maupun kondisi tanah yang cocok untuk penggunaan lahan pertanian. [RNI]

 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 14 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 18 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 13 Kali

Tuliskan Komentar