Rabu, 25 November 2020, WIB
Breaking News

, 03 Sep 2014, 00:00:00 WIB, 14 View , Kategori : Tataruang

Jakarta, (28/8), Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan menerima kunjungan dari DPRD Kabupaten Bangka dalam rangka konsultasi mengenai penyusunan Rancangan Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk Kecamatan Sungailiat.

Penyusunan RDTR Kabupten Bangka direncanakan dilakukan pada 8 kecamatan dengan urutan prioritas berdasarkan karakteristik kawasan perkotaan. Pada tahun 2013, kecamatan Sungailiat sebagai ibukota Kabupaten Bangka, tengah dalam proses penyusunan Perda. Sementara untuk tahun 2014, diprioritaskan pada kecamatan Belinyu dan kecamatan Merawang. Kecamatan Belinyu saat ini masih dalam proses tender, sementara untuk Kecamatan Merawang, yang merupakan kegiatan bantuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, masih dalam proses pengumpulan data.

Dari hasil konsultasi, perwakilan DPRD Kabupaten Bangka mengemukakan bahwa naskah rancangan Perda RDTR Kota Sungailiat disusun secara swakelola bersama Tenaga Ahli. Dalam proses penyusunan tersebut telah dilakukan uji publik bekerjasama dengan Kementerian PU. Dari hasil uji publik tersebut, terdapat beberapa perubahan yang dilakukan, hal utama yakni terkait penggunaan citra satelit yang masih menggunakan data lama. Dalam pengadaan data citra satelit yang baru telah berkonsultasi dengan LAPAN dan BIG namun pengumpulan bahan terkendala kondisi cuaca.

Dalam delineasi RDTR Kota Sungailiat terdapat wilayah pesisir namun dalam Raperda belum mengakomodasi arahan RZWP-3-K. Terdapat pula beberapa kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi yang dimiliki oleh perseorangan dan bersertipikasi sehingga menyulitkan dalam penetapan zonasi. Namun kawasan hutan tersebut telah menjadi bagian tapak pariwisata dan telah disusun masterplan yang akan dikonsultasikan dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Untuk penyusunan lebih lanjut, Kabupaten Bangka perlu melakukan konsultasi terpadu dengan beberapa Kementerian/Lembaga terkait, terutama tentang kawasan pantai dan wilayah pesisir, kawasan pertambangan, kawasan hutan, dan penyediaan data citra satelit terbaru serta penyediaan peta dasar. (CW/AY)

 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 14 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 18 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 13 Kali

Tuliskan Komentar