Senin, 30 November 2020, WIB
Breaking News

, 30 Mei 2014, 00:00:00 WIB, 17 View , Kategori : Tataruang

Dalam rangka mendapatkan masukan untuk penyusunan TOR pelaksanaan KLHS untuk NCICD, Tim Pelingkupan Rancangan KLHS NCICD melaksanakan Scooping Workshop Rancangan KLHS NCICD di Hotel Mercure, Ancol pada tanggal 29 April 2014. Peserta yang turut hadir yakni perwakilan dari Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan beberapa perwakilan LSM.

Hasil temuan dari kajian awal (DKI dan Tangerang) menerangkan secara garis besar, banyak dampak negatif yang perlu diantisipasi sejak dini. Untuk itu, Scoping KLHS NCICD perlu memperhatikan beberapa hal berikut: a) tidak hanya dikaji sebatas di lokasi NCICD nya saja, tetapi perlu melihat keterkaitannya dengan daratan, terutama bagian hulu, misalnya hingga Kabupaten Bogor; b) perilaku masyarakat Indonesia yang masih membuang sampah sembarangan sehingga berpotensi menyebabkan NCICD menjadi waduk yang berisi sampah. Perlu dipersiapkan pula skenario pada saat pelaksanaan pembangunan tahap I NCICD (2014-2018), terutama asal tanah yang menjadi salah satu faktor utama.

Terkait dengan program NCICD, Pelabuhan Muara Baru mengharapkan kejelasan terhadap skema relokasi kegiatan ekonomi penduduk dan investasi di kawasan yang sudah berlangsung selama ini. (RT/AY/TRP)  

 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 21 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar