Sabtu, 28 November 2020, WIB
Breaking News

, 05 Mar 2014, 00:00:00 WIB, 17 View , Kategori : Tataruang

Pada tanggal 4 Maret 2014 Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan menghadiri pertemuan Kick off Pra Trilateral meeting penyusunan Baseline Pagu Anggaran K/L dalam RKP 2015. Pertemuan dihadiri oleh Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan, Bappenas. Pertemuan diselenggarakan di Gedung Bappenas (SG 1-2) yang dihadiri oleh Direktorat Kawasan Khusus Daerah Tertinggal, dan Direktorat Jasa Moneter.

 Pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka Kick Off pelaksanaan kegiatan pratrilateral meeting untuk penyusunan Baseline Pagu Anggaran K/L dalam RKP 2015. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mensejajarkan posisi Keuangan, Bappenas dan Kementerian/Lembaga dalam penyusunan anggaran terkait dengan kepentingan Tupoksi masing masing pihak.  Pokok-pokok kebijakan dalam penyusunan Baseline Pagu Anggaran K/L dalam RKP 2015 terkait dengan pergantian pemerintahan terdiri dari i) Pembagian resource envelope menurut bagian anggaran K/L, ii) Pemberian ruang gerak bagi pemerintahan berikutnya dalam pelaksanaan dan penyusunan kebijakan, iii) Pengalihan dana dekon dan TP ke DAK, dan pelaksanaan kegiatan hibah ke daerah. 

Inti dalam penyusunan anggaran untuk tahun 2015 adalah penyusunan baseline anggaran yang bersifat konservatif sehingga dapat memberikan ruang gerak terhadap pemerintahan yang baru, pemberian ruang gerak ini sehubungan dengan terdapat pergantian pemerintahan.

Kementerian/Lembaga dalam penyusunan anggaran diharapkan sesuai dengan fungsi, kebutuhan dan sumber daya yang ada dan dapat menghindari kegiatan yang berada di luar batas kemampuan. Kebutuhan yang diusulkan saat ini adalah kebutuhan yang benar-benar mendasar, jika ada kebutuhan baru untuk mendukung kebutuhan dasar ini, bisa dimasukkan dalam inisiatif baru dengan menyiapkan data pendukung lainnya.

Terkait dengan pemindahan dana Dekon dan TP diperlukan regulasi khusus yang menjamin keberpihakan terhadap pengalokasian bagi kawasan perbatasan dan daerah tertinggal karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah tersebut untuk memenuhi kebutuhan daerahnya.

Sebagai kesimpulan dari pertemuan ini adalah penyusunan baseline anggaran2015 dilakukan dengan sistem konservatif sehingga dapat memberikan ruang gerak terhadap pemerintahan berikutnya, sehubungan dengan terdapat pergantian pemerintahan pada pertengahan tahun 2015.

 

 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 20 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar