Sabtu, 28 November 2020, WIB
Breaking News

, 29 Jan 2014, 00:00:00 WIB, 15 View , Kategori : Tataruang

Pada tanggal 28 Januari 2014 Direktorat menghadiri undangan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terkait dengan persiapan workshop dari kegiatan pengendalian pencemaran air di DAS Ciliwung bertempat di ruang Komisi 3, lantai 3 Gedung BPPT, Jakarta. Peserta yang hadir adalah Asisten Deputi Pengendalian Pencemaran Manufaktur, Prasarana dan Jasa, KLH, BPPT, Dana Mitra Lingkungan (DML), dan Danone-Aqua serta beberapa tokoh dan komunitas sungai khususnya Ciliwung.  Pertemuan ini merupakan pertemuan lanjutan yang bertujuan untuk mempersiapkan workshop nasional mengenai konsep kebijakan nasional pengendalian pencemaran air di wilayah sungai khususnya sungai Ciliwung.

Matero yang didiskusikan meliputi 1) Konsep Knowledge Management yang disampaikan oleh Direktur Tata Ruang dan Pertanahan, Kementerian PPN/Bappenas, 2) Konsep Konwledge Management Center (KMC) Ciliwung dan 3) Program untuk Ciliwung yang telah dilaksanakan oleh DML dan Danone-Aq.

Pada kesempatan ini, ada beberapa masukan dari peserta sebagai berikut :

1) sebagai tahap awal pengembangan KMC, dokumen termasuk regulasi terkait DAS, air ataupun informasi mengenai Ciliwung dikumpulkan dalam scrib yang sebaiknya dibentuk oleh Kementerian KLH,

2) dari sisi tata rung, sebaiknya diutamakan untuk penyelesaian di hulu dan sepanjang sempadan. Penyelesaian ini perlu berkoordinasi juga dengan pemerintah daerah.

3)  Mengidentifikasi dan mengumpulkan best practices penyelesaian permasalahan di wilayah sungai, dan memungkinkan replikasi untuk di DAS Ciliwung,

4) Jika kegiatan ini akan diformalkan, dalam bentuk SK Menteri LH sebaiknya menggunakan kata forum bukan tim, dan tidak meng-SK-an anggotanya, tetapi lebih pada tata kerja, dan ketentuan anggota forumnya.

5)  Kementerian PP/Bappenas dapat membantu baik untuk penyediaan tempat dan lainnya, tetapi sebaiknya berkoordinasi langsung dengan direktorat lingkungan hidup yang menjadi mitra Kementerian LH.

 

Dar  Dari hasil diskusi diperoleh kesimpulan bahwa penyusunan konsep nasional pengendalian pencemaran air merupakan bentuk penyelesaian multisektor (pemerinta, swasta, NGO, masyarakat) untuk mengatasi permasalahan di wilayah sungai, terutama DAS Ciliwung, secara lebih komprehensif. Selain itu pembentukan knowledge management center berperan untuk transknowledge antar berbagai stakeholder mengenai ciliwung sehingga program menjadi lebih terintegrasi dan lebih tepat sasarn untuk fokus menyelesaikan masalah ciliwung.

Tin   Tindak lanjut dari pertemuan ini adalah: 1) sebagai Host program (Kementerian LH) akan mengadakan (a) jelajah ciliwung untuk mengetahui secara langsung kondisi sekitar DAS Ciliwung; (b) mereview master plan 13 wilayah sungai, terutama wilayah sungai Ciliwung; (c) mengumpulkan semua kerangka regulasi terkait sungai dan air; (d) menyusun matriks program kerja dan rencana tindak lanjut untuk ciliwung yang diperoleh dari berbagai stakeholder; (e) membuat SK Menteri LH terkait pembentukan forum Ciliwung; (f) menyelenggarakan  workshop nasional mengenai konsep kebijakan nasional pengendalian pencemaran air di Wilayah Sungai. Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan, Kementerian PPN/Bappenas akan terus mengikuti perkembangan pembentukan Knowledge Management Center (KMC) Ciliwung dan membantu memfasilitasi KLH untuk berkoordinasi langsung dengan Direktorat Lingkungan Hidup di Kementerian PPN/Bappenas.

Di

1)

 

 


 



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 18 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 20 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar