Selasa, 24 November 2020, WIB
Breaking News

, 19 Mei 2010, 00:00:00 WIB, 15 View , Kategori : Tataruang

Penyerahan Cinderamata oleh Direktur Tata Ruang dan Pertanahan BAPPENAS  kepada Wakil Ketua DPRD Kota PayakumbuhJakarta, Sesuai dengan Amanat Inpres No.1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010 terkait penataan ruang yaitu percepatan penyelesaian RTRW Provinsi dan Kabupaten/Kota, daerah diinstruksikan untuk menyelesaikan RTRW-nya sebelum akhir tahun 2010. Implikasinya, pada bulan-bulan ini, daerah sedang giat-giatnya menuntaskan penyusunan RTRW agar dapat memenuhi target Inpres tersebut.

Pada hari Senin, 17 Mei 2010, BAPPENAS menerima kunjungan anggota Komisi C DPRD Kota Payakumbuh yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Bapak Sudirman. Rombongan diterima oleh Direktur Tata Ruang dan Pertanahan, Bapak Deddy Koespramoedyo beserta staf. Pertemuan ini dimaksudkan sebagai wadah konsultasi anggota DPRD Kota Payakumbuh perihal konflik dalam pemanfaatan ruang kotanya. Pembangunan pusat pemerintahan yang terletak di dalam kawasan hutan tidak sesuai menurut UU No.41 tentang Kehutanan. Untuk perubahan peruntukannya harus melalui prosedur persetujuan substansi yang akan melibatkan penelitian Tim Terpadu yang dibentuk Menteri Kehutanan.

DPRD memang memiliki peran yang strategis dalam penyusunan rencana tata ruang, pelaksanaan sampai dengan pengawasannya. Menurut UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, ada 3 fungsi DPRD yaitu legislasi, anggaran dan pengawasan. Ketiga fungsi ini harus dapat tercermin dalam setiap tahap pembangunan. Peningkatan jumlah SILPA, seperti yang terjadi setiap tahunnya pada anggaran Kota Payakumbuh, sebenarnya bukan merupakan parameter keberhasilan pembangunan. Justru ini menjadi salah satu pertanda adanya sesuatu yang tidak berjalan dari rencana pembangunan Kota Payakumbuh yang telah disusun. Oleh sebab itu, untuk ke depannya pelaksanaan pembangunan harus selalu mengacu pada rencana pembangunan serta rencana tata ruang agar realisasinya benar-benar dapat mengatasi persoalan pembangunan dan hasilnya juga dapat dirasakan oleh masyarakat. (Dit. TRP)



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 12 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 17 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 11 Kali

Tuliskan Komentar