Sabtu, 28 November 2020, WIB
Breaking News

, 13 Mar 2009, 00:00:00 WIB, 14 View , Kategori : Tataruang

Medan, Kompas - Pemerintah Kota Medan ternyata tidak mempunyai rencana detail pengembangan perkotaan di 14 kecamatan. Rencana detail ini hanya ada di tujuh kecamatan di inti kota. Akan tetapi, sejak tahun 1979, belum ada perubahan pada rencana detail.

”Dasar kami untuk membangun gedung di kawasan inti kota masih data lama. Belum ada data baru. Di kawasan lain, kami tidak mempunyai data acuan pembangunan gedung karena tidak ada rencana detail pengembangan kota,” kata Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sumatera Utara Tavip Kurnia Mustafa, Kamis (12/3) di Medan.

Tavip mengatakan, rencana detail pengembangan kota merupakan turunan dari rencana tata ruang dan tata wilayah (RTRW).

Dokumen ini, tuturnya, sangat penting untuk mempertahankan fungsi peruntukan kawasan. Dia mengatakan pernah menanyakan hal ini ke Dinas Tata Kota dan Tata Bangunan (TKTB) Kota Medan.

Saat ini, arsitek yang tergabung dalam IAI mengacu kepada rencana detail di tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Medan Maimon, Medan Kota, Medan Barat, Medan Timur, Medan Petisah, Medan Baru, dan Medan Polonia. Adapun rencana detail pengembangan kota di 14 kecamatan belum ada sama sekali.

Perusakan fungsi kawasan

Arsitek asal Medan, Dwi Lindarto, mengatakan, tidak adanya dokumen rencana detail ini mengakibatkan perusakan fungsi kawasan. Salah satunya berada di Jalan Lingkar Luar Medan, Kecamatan Sunggal.

Di kawasan ini, kini mulai tumbuh rumah toko dan rumah makan. Pembangunan bangunan ini mestinya mengikuti kaidah perencanaan yang baik.

”Perusakan fungsi kawasan mengakibatkan kemacetan. Pada daerah tertentu, kawasan menjadi banjir karena adanya pertambahan bangunan secara pesat,” kata Dwi.

Dia mengatakan, ada atau tanpa dokumen tersebut, semua anggota IAI semestinya memerhatikan kaidah pembangunan sebuah gedung. Dwi mengatakan, anggota IAI, yang akan menggelar musyawarah daerah ke-6 di Medan hari ini, berkomitmen menjaga kaidah konstruksi secara profesional.

”Kami selalu membangun gedung dengan menjaga jarak garis sempadan jalan. Dengan ini, maka persoalan kemacetan dan banjir sedikit teratasi. Namun, tidak terhitung bangunan yang tidak mengindahkan garis sempadan jalan di Medan, akibatnya Anda tahu sendiri,” tutur Dwi.

Ada rencana detail

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Medan Harmes Jhoni mengatakan, rencana detail pengembangan kota ada di Dinas TKTB Kota Medan. Menurut Harmes, Dinas TKTB menyimpan dokumen tersebut.

”Maaf, lebih baik Saudara tanyakan kepada mereka,” tuturnya. Dokumen tersebut secara konkret juga ada di bagian tata ruang Bappeda Kota Medan. Akan tetapi dokumen ini, sesuai pengakuan pengurus IAI Sumut, sudah diakses publik. (NDY)



Medan Tak Punya Rencana Detail
, 13 Mar 2009, 00:00:00 WIB, Dibaca : 14 Kali

Tuliskan Komentar