Selasa, 24 November 2020, WIB
Breaking News

, 18 Jul 2008, 00:00:00 WIB, 17 View , Kategori : Tataruang

Jakarta, Kompas - Proses reklamasi di pantai utara Jakarta yang direncanakan mulai pada akhir 2008 dikhawatirkan dapat merusak lingkungan. Apalagi, proses reklamasi dilakukan secara parsial dan tidak diikuti rencana teknis detail memperbaiki lingkungan di sekitarnya.

Ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jakarta Slamet Daryoni, Kamis (17/7) di Jakarta Pusat, mengatakan, reklamasi parsial dapat merusak kawasan hutan bakau dan ekosistem di pantai utara yang kondisinya sekarang sudah sangat parah. Di sisi lain, reklamasi parsial juga dapat memperparah banjir di Jakarta Utara karena kawasan daratan induknya terus mengalami penurunan tanah.

”DKI Jakarta seharusnya juga melakukan revitalisasi kawasan Jakarta Utara dan bukan sekadar reklamasi,” kata Slamet.

Menurut Slamet, reklamasi yang direncanakan DKI Jakarta belum mempunyai analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) di tingkat regional. Reklamasi itu akan membentang sepanjang 32 kilometer dan meliputi wilayah Tangerang, Jakarta, dan Banten.

Pengamat perkotaan Yayat Supriyatna mengatakan, reklamasi seharusnya dilakukan secara menyeluruh dan diikuti dengan pembangunan infrastruktur pendukungnya. Pengembangan juga sebaiknya dilakukan pemerintah sehingga kondisi kawasan di sekitarnya terjaga.

Jika reklamasi dilakukan secara parsial dan dikelola pengembang swasta, dikhawatirkan akan terjadi pembiaran kawasan di sekitarnya. Pengembang biasanya hanya mementingkan lokasi yang direklamasi dan tidak memikirkan dampaknya.

”Kondisi semacam itu tampak pada kantong-kantong permukiman di Jakarta Utara yang tidak banjir, tetapi lingkungan sekitarnya tenggelam,” kata Yayat.

Yayat juga memperingatkan adanya risiko perubahan jalur pelayaran, tambahan pencemaran, dan hilangnya hak publik terhadap pantai. (ECA)



Menjaga Kawasan Konservasi dengan Rencana Tata Ruang Taman Nasional Kerinci Seblat
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:23:55 WIB, Dibaca : 12 Kali
FGD Kajian Strategi Komunikasi dan Sosialisasi RPJMN 2020 bidang Tata Ruang Pertanahan dan Informasi Geospasial
Sabtu, 22 Agu 2020, 11:24:18 WIB, Dibaca : 17 Kali
Identifikasi Capaian Pelaksanaan Reforma Agraria di Provinsi Sulawesi Utara
Selasa, 28 Apr 2020, 06:46:21 WIB, Dibaca : 12 Kali

Tuliskan Komentar